Cipanas Cileungsing Buahdua
Pemandian air panas Cileungsing Buahdua Sumedang terletak di desa Cilangkap Kec. Buahdua Kab. Sumedang. Pemandian air panas Cileungsing sering disebut Cipanas Cileungsing Buahdua. Cipanas Cileungsing berada di kaki gunung Tampomas sebelah utara kota Sumedang.
Di daerah tersebut banyak sekali muncul air panas lebih dari 10 titik, tetapi yang letaknya dipinggir jalan dan debit airnya yang cukup tinggi yaitu Cipanas Cileungsing Buahdua dan Cipanas Conggeang. Beda dengan pada umumnya pemandian air panas, Cipanas Cileungsing debit airnya +/-50 liter perdetik dan rasanya panas sekali. Panasnya panas asli bukan panas buatan dan terbukti dengan bau belerang yang cukup tinggi sehingga banyak sekali pengunjung yang datang untuk mengobati sakit kulit dan reumatik
Tempat Rekreasi dan Wisata
Fasilitas yang ada adalah pemandian umum air panas, mandi di dalam ruangan/kamar, sewa kamar/rumah untuk pengobatan, kolam renang, cafee, tempat bermain, tempat parkir yang luas.
Pemandian air panas Cileungsing Buahdua Sumedang Jawa Barat yang terletak di desa Cilangkap Kec. Buahdua Sumedang. Bila Anda dari arah Bandung maka rute yang dilewati Bandung-Sumedang-Cimalaka-Legok dan belok kiri menuju Conggeang-Buahdua. Atau Anda dari arah Cirebon maka rute yang dilewati Cirebon-Kadipaten-Paseh-Legok dan belok kanan yang ke Conggeang-Buahdua.
Cipanas Cileungsing ini paling ramai dikunjungi pada hari-hari libur dan paling ramai lagi adalah pada Hari Raya Idul Fitri (lebaran). Bila Anda datang pada hari lebaran tengoklah ribuan wisata datang dari berbagai kota dan yang paling banyak mengunjungi adalah dari Karawang, Subang, Indramayu, Majalengka, Kuningan dan Cirebon maka tak heran hiburan yang ditampilkan pada hari lebaran tersebut adalah musik tarling.
Bila Anda ingin suasana nyaman maka datanglah pada hari kerja atau hari libur-libur biasa maka pengunjung tidak terlalu banyak sehingga Anda bisa lebih leluasa mau berendam sepuasnya atau mandi di pancuran sepuasnya tidak akan ada yang menunggu giliran.
Pantai Batu Hiu ( Ciamis )
Batu Hiu merupakan sebuah obyek wisata di kabupaten Ciamis yang terkenal karena karang besarnya yang menyerupai ikan hiu yang berjarak sekitar 300 m dari pinggir pantai. Di obyek wisata ini para pengunjung dapat menyaksikan panorama Samudra Indonesia yang membentang luas dengan deburan ombaknya yang menggulung putih.
Obyek wisata Batu Hiu memiliki panorama pantai yang sangat indah. Di dalam kawasan obyek wisata ini juga terdapat perbukitan yang banyak ditumbuhi pohon pandan wangi yang semakin menambah keindahan landscape paduan laut dan bukit karang dengan deburan ombak besar yang datang tiada hentinya.
Hal yang cukup menarik dari obyek wisata Batu Hiu ini adalah terdapatnya lokasi tempat penangkaran penyu. Di tempat ini para pengunjung dapat melihat dan mempelajari dari dekat tentang cara bagaimana penyu diternakan dan dilestarikan di habitat aslinya.
Terletak di Desa Ciliang kecamatan Parigi sekitar 14km dari kawasan Pangandaran kearah selatan.
Pantai Karang Nini ( Ciamis )
Karang Nini merupakan obyek wisata yang terletak kurang lebih 45 Km dari Kota Banjar menuju Pangandaran. Tempat ini merupakan perpaduan antara Hutan dan Pantai Samudra Indonesia yang mempunyai pemandangan yang indah dengan hamparan hutan jati yang luas dan rimba yang masih alami.
Disebut Karang Nini karena masyarakat sekitar percaya bahwa tempat ini merupakan simbol cinta dan kesetiaan sejati antara kakek (aki dalam bahasa Sunda) dan nenek(nini dalam bahasa Sunda), konon pada saat itu si Aki pergi ke laut untuk memancing hingga akhirnya tidak pernah kembali lagi, lalu si Nini meminta dan memohon kepada Ratu Pantai Selatan untuk di pertemukan dengan sang kekasih hatinya itu, tak lama kemudian munculah sebuah karang yang mengambang sebagai perwujudan jasad Si Aki, batu karang tersebut dinamakan Bale Kambang yang apabila setiap orang yang berdiri di atas nya akan merasa bergoyang. Setelah itu Si Nini lalu bersemedi dan meminta agar selalu berdekatan dengan Si Aki tak lama kemudian dikabulkanlah permintaannya dan menjelmalah Si Nini menjadi sebuah Karang yang tepat menghadap kearah Bale Kambang.
Obyek wisata Karang Nini juga menyediakan menara pandang yang terletak diatas bukit di tujukan bagi para pengunjung yang ingin melihat pemandangan yang luas dan indah dari atas. Selain itu dikawasan Karang Nini juga terdapat obyek wisata lain seperti Mata Air Sumur Tujuh yang dipercaya dapat membuat awet muda dan Aquarium alam di muara Cipangbokongan yang sangat menarik disaat air laut surut, para pengunjung dapat melihat berbagai jenis ikan hias yang terjebak di relung – relung terumbu. Obyek wisata ini berada pada jalur wisata Ciamis Pangandaran.
Jarak dari Bandung sekitar 200km atau 80 km dari kota Ciamis, 10 km dari pantai pangandaran kearah timur.
Pantai Pangandaran ( Ciamis )
Pantai yang merupakan bagian dari laut Jawa selatan ini mempunyai pemandangan yang indah dengan area yang sangat luas, memiliki pasir halus dan air yang bersih. Pantai yang berlatar belakang Cagar Alam Pananjung yang kaya akan Flora dan Fauna ini juga memberikan kesempatan kepada para pengunjungnnya untuk melihat terbit dan terbenamnya matahari dari satu tempat yang sama dengan koordinat 7°42,047′S 108°39,511′E.
Obyek wisata Pantai Pangandaran juga memberikan alternatif pilihan untuk atraksi di pantainya yang sangat menyenangkan, seperti adanya wind surfing, scuba diving, snorkling, penyewaan perahu yang akan menyeberang ke Pasir Putih dan melihat-lihat karang di dalam laut yang indah serta berbagai ikan hias. Di Cagar Alam Pananjung para wisatawan dapat mengintip banteng, rusaĆ dan hewan lainnya lengkap dengan keindahan cagar alam yang terjaga kelestariannya serta masih asri dan bersih.
Pantai Pangandaran ini mempunyai karakteristik pantai yang landai dengan air yang jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama, memungkinkan para pengunjung untuk berenang dengan aman. Rekreasi Anda bersama keluarga di pantai ini merupakan suatu keharusan yang tidak boleh terlewatkan terutama disaat liburan keluarga.
terletak di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, dengan jarak kurang lebih 92 KM dari kota Ciamis kearah Selatan.
didin nuzuludin
Pantai Santolo ( Garut )
Salah satu pantai yang ada di Kabupaten Garut yang sering dikunjungi oleh para wisatawan adalah Pantai Santolo. Bagi masyarakat Bandung, pantai ini cukup terkenal dan menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang ada di Kabupaten Garut. Pantai ini cukup bersih, dengan hamparan pasir putih dan pantai yang landai sangat cocok untuk bersantai bersama keluarga.
Bagi wisatawan yang akan mengelilingi pantai, disediakan penyewaan perahu yang cukup murah sebagai media yang tepat untuk merasakan deburan ombak pantai selatan yang cukup menantang. Disekitar area pantai juga disediakan kios-kios yang menyediakan berbagai souvenir kerajinan masyarakat serta berbagai macam aneka hidangan makanan laut yang segar dengan sajian yang sederhana.
Bagi anda sekeluarga yang berencana untuk mengunjungi pantai ini dan menginap, disekitar pantai disediakan fasilitas akomodasi yang cukup nyaman dan bersih untuk ditinggali. Rumah-rumah penduduk yang ada disekitar pantai pun bisa kita sewa dengan harga yang relatif murah apabila kita berencana untuk tinggal lama di pantai ini dengan mengefisienkan pengeluaran dana akomodasi.
Terletak di Kecamatan Cikelet, sebelah selatan pusat Kota Garut dengan jarak tempuh sekitar 3,5 jam perjalanan kendaraan dan berjarak sekitar 88 Km.
Gunung Galunggung
Gunung Galunggung merupakan gunung berapi kategori strato (gunung berapi mirip kerucut) dengan ketinggian 2.167 meter di atas permukaan laut (dpl) atau sekitar 1.820 meter di atas dataran Tasikmalaya. Dalam sejarahnya, gunung yang menempati areal sekitar 275 kilometer ini pernah meletus beberapa kali. Pertama kali meletus pada tanggal 18 Oktober 1882 dan terakhir kali meletus pada tanggal 5 April 1982.
Letusan terakhirnya bertipe vulcanian vertical (seperti letusan cendawan bom atom), yang semburannya mencapai 20 kilometer ke angkasa. Letusan tersebut juga diikuti dengan semburan piroclastic (debu halus) yang menghujani Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Bandung, dan kota-kota lain yang berada dalam radius 100 kilometer dari Gunung Galunggung.
Di kawasan Gunung Galunggung terdapat dua tempat wisata favorit, yaitu Danau Kawah dan Pemandian Cipanas. Dari pintu masuk, pengunjung yang ingin ke lokasi kawah mengambil jalan ke arah kiri. Sedangkan pengunjung yang akan ke Pemandian Cipanas mengambil jalan ke arah kanan.
Untuk menuju lokasi Danau Kawah, pengunjung akan melewati sekitar 620 anak tangga yang menjadi salah satu tempat favorit untuk berfoto. Untuk mencapai dasar kawah, pengunjung harus turun sekitar 100 meter. Di dasar kawahnya, pengunjung dapat menikmati pesona alamnya yang eksotik, berfoto, dan memancing aneka jenis ikan air tawar Danau Kawah.
Di lokasi tersebut juga terdapat sungai dari resapan Danau Kawah, gua, terowongan air menuju Sungai Cibanjaran dan Cikunir, serta masjid. Konon, masjid tersebut dulunya berada di area yang tinggi. Namun, posisinya berubah di dasar kawah seperti saat ini akibat letusan Gunung Galunggung pada tahun 1982.
Pada malam hari, dari bibir kawahnya, pengunjung dapat melihat keindahan kerlap-kerlip cahaya lampu Kota Tasikmalaya dan sekitarnya.
Lokasi Pemandian Cipanas tidak begitu jauh dari pintu masuk dan dapat diakses dengan berjalan kaki. Di kawasan seluas 3 hektar ini terdapat dua lokasi pemandian, masing-masing dikelola oleh pemerintah daerah setempat dan Perhutani. Di kawasan ini terdapat kolam renang, kamar mandi, dan bak rendam air panas. Kecuali itu, di kawasan ini pengunjung juga dapat menikmati keindahan air terjun yang memesona.
Selain Danau Kawah dan Pemandian Cipanas, di kawasan tersebut juga terdapat wanawisata (wisata hutan) yang memiliki areal sekitar 120 hektar yang dikelola pihak Perhutani. Kawasan ini berhawa sejuk, udaranya segar, dan teduh, sehingga cocok sekali dijadikan tempat untuk bersantai bersama keluarga atau berkemah.
Gunung Galunggung terletak di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Berjarak sekitar 20 kilometer ke arah barat daya dari Kota Tasikmalaya.
Pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi dapat langsung mengaksesnya sampai ke areal parkir kawasan Gunung Galunggung. Bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan umum, dan berasal dari luar Tasikmalaya, sebaiknya turun di Terminal Bus Tasikmalaya. Kemudian, perjalanan dilanjutkan naik angkutan kota jurusan Terminal-Galunggung-Singaparna . Selain dengan angkutan kota, pengunjung juga dapat menggunakan ojek atau mobil pick up.
Di kawasan ini terdapat berbagai fasilitas, seperti areal parkir yang luas dan aman, masjid, kafe, sarana bermain anak-anak, kolam renang, bak rendam air panas, arena pertunjukan, camping ground, shelter-shelter, serta sentra oleh-oleh dan jajanan.
Pengunjung yang ingin menginap tidak perlu khawatir karena di sekitar kawasan wisata ini terdapat wisma dan hotel dengan berbagai tipe.
Green Canyon (Cukang Taneuh)
Areal ekowisata Cukang Taneuh atau yang lebih dikenal dengan Green Canyon merupakan salah satu kawasan kebanggaan wisata dari Kabupaten Ciamis. Dari sejarahnya, kawasan ekowisata ini terbentuk dari kesepakatan masyarakat setempat yang menginginkan daerah Cukang Taneuh tetap terpelihara dengan alami dan asri, tidak berkembang secara masal dan tidak terkendali seperti di objek-objek wisata yang ada di daerah lain.
Ekowisata green canyon ini merupakan sebuah kawasan ekowisata yang tertata bersih dan rapih serta sangat indah. Banyak aktivitas wisata yang bisa dilakukan di daerah ini seperti treking, camping, canoing dll. Kebersihan sungai yang terjaga, pemandangan yang memukau di kiri dan kanan perjalanan sungai membuat kawsaan ekowisata Cukang Taneuh ini menjadi tempat favorit bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Ciamis.
Melalui bimbingan dari Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Barat serta adanya tokoh lokal yang dengan tekun membina masyarakat di empat desa yang menjadi wilayah ekowisata, dimulailah kegiatan ekowisata Cukang Taneuh sebagai paket wisata alternatif atau minat khusus dengan menggunakan prinsip menjual dengan cara melestarikan. Hal ini didukung dengan adanya minat atau permintaan yang tinggi terutama wisatawan asing yang ingin mengadakan penelusuran lebih jauh pada sungai Cijulang yang memiliki daya tarik utama jembatan alam batu gamping yang melintang di atas sungai Cijulang, yang oleh masyarakat setempat dinamai Cukang Taneuh.
Terletak di sungai Cijulang secara administratif termasuk wilayah Desa Karang Paci, Kecamatan Cijulang Kabupaten Ciamis. Dalam peta jalur wisata Jawa Barat Bagian Selatan, Cukang Taneuh terletak pada jalur Bandung – Tasikmalaya – Cipatujah – Pangandaran – Bandung. Untuk mencapai lokasi diperlukan waktu sekitar satu setengah jam perjalanan mobil dari ibu kota Kabupaten Ciamis menempuh jarak sekitar 90 km ke arah Barat melewati Pangandaran, Parigi dan Cijulang. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan perahu bermesin menuju Palatar yang juga merupakan zona alternatif penerimaan wisatawan.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ciamis
Jl. Mr. Iwa Kusuma Sumantri No. 14 Ciamis Tlp. 0265 – 771421